NIM : 11901217
SEMESTER / KELAS : I / D
JURUSAN / FAKULTAS : PAI / FTIK
DOSEN PENGAMPU : FARNINDA ADITYA, M.Pd.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Pendidikan agama islam adalah pendidikan yang memberikan pengetahuan dan membentuk sikap kepribadian dan keterampilan peserta didik dalam mengamalkan ajaran agama islam, yang sekurang-kurangnya dilaksanakan melalui mata pelajaran, jenjang kuliah dan jenis pendidikan.
pengertian pendidikan islam menurut Zakiyah Daradjat, sebagaimana dikutip oleh Umiarso, adalah suatu usaha untuk membina dan mengasuh peserta didik agar senantiasa dapat memahami ajaran islam secara menyeluruh. (Umiarso & Zamroni, 2011: 90).
pendidikan islam menurut Abdurahman Nahlawi, sebagaimana dikutip oleh Nur Uhbiyanti, adalah pengaturan pribadi dan masyarakat yang karenanya dapatlah memeluk islam secara logis dan sesuai secara keseluruhan, baik dalam kehidupan individu maupun kolektif. (Nur Uhbiyati, 1998: 9).
Adapun landasannya berpacu pada dalil yang berbunyi : tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan diantara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya, apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya. (QS. At-Taubah 9 : 122). Dalam ayat ini diterangkan bahwa setidaknya diantara seluruh golongan itu, jangan pergi semuanya ke medan perang, tapi pergilah sebagian saja, dan sebagiannya itu dianjurkan untuk memperdalam ilmu pengetahuan tentang agama, karena begitu pentingnya ilmu pengetahuan itu untuk menyeru kepada orang-orang yang tidak mengetahui.
Dalam kehidupan ini, sebagai umat muslim, kita diwajibkan untuk hidup secara islami dalam nilai-nilai pendidikan agama islam, dimana segala hal dalam kehidupan harus dijalankan sesuai dengan ketentuan Allah. Maka dari itu setiap muslim harus berusaha mewujudkannya, dengan cara meniatkan, segala hal yang dilakukannya atas dasar karena Allah. Sehingga dapat dinilai bagian dari ibadah. Maka dengan ini kita semua dapat mengerti bahwa islam mencakup keseluruhan, termasuk dalam kehidupan sehari-hari, segala perbuatan kita harus bersandar pada hukum-hukum islam, baik itu dari hubungan kita dengan Allah (Hablumminallah), dengan diri sendiri, ataupun dengan orang lain (Hablumminannas).
Pendidikan islam merupakan suatu proses yang berlangsung secara kontinue dan berkesinambungan. Berdasarkan hal ini, maka tugas dan fungsi Pendidikan islam yang perlu diemban adalah pendidikan manusia seutuhnya dan berlangsung sepanjang hayat. Oleh karena itu, konsep Pendidikan islam harus menawarkan beberapa hal, antara lain:
A). Karena bersumber dari kebenaran ilahiah, maka ia menawarkan kesempurnaan dan keutamaan hidup sekaligus terbebas dari kekurangan.
B). Meliputi segenap aspek kehidupan manusia.
C). Berlaku universal, tidak terbatas hanya pada bangsa tertentu.
D). Berlaku sepanjang masa, tidak dibatasi oleh musim atau saat-saat tertentu saja.
E). Sangat sesuai dengan fitrah kemanusiaan, bahkan menyiapkan pengembangan naluri-naluri kemanusiaan hingga tercapainya kebahagiaan yang hakiki.
F). Memberikan keseimbangan, keserasian, dan keselarasan pada aspek kemanusiaan. (Adi Sasono, 1998: 88)
Merujuk pengertian pendidikan islam menurut beberapa ahli pendidikan islam di atas, pendidikan islam merupakan proses edukasi untuk manusia yang secara integral berorientasi pada ranah intelektual (al-Aql) yang akan mengasah kemampuan kognisi dalam menganalisis dan berpikir manusia tentang dirinya dan alam, emosioanl (An-Nafs) yang akan membentuk ranah afektif dalam sikap atau moral dan keterampilan atau skill manusia dalam menjalani hidup bermasyarakat, dan spiritual (Ar-Ruh) yang akan melandasi segala perbuatannya berdimensikan ketuhanan yang bernafaskan Islam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar