PENELITIAN DALAM STUDI BAHASA INDONESIA
Alamat : Jln. Trans Kalimantan Parit Masigi, di samping kanan Gg. Parit Masigi.
Waktu
Pukul : 06 : 04
Tanggal : 2 Oktober 2019
Analisis : Dalam penulisan kata "DEVI", terdapat kesalahan pada huruf kapitalnya. Karena, huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk juga julukan sehingga dapat dipahami bahwa hanya kalimat awal yang menggunakan huruf kapital, sedangkan setelahnya tidak menggunakan huruf kapital. Maka yang benar dari segi penulisannya adalah "Devi".
Sumber : BUKU PUEBI
Oleh : Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum.
Penerbit : Katalog dalam Terbitan (KDT), Jakarta.
FOTO 2
Alamat : Jln. Trans Kalimantan Parit Masigi, di samping kanan Gg. Parit Masigi.
Waktu
Pukul : 06 : 04
Tanggal : 2 Oktober 2019
Analisis : Pada penulisan kata "Ayam Geprek" terdapat kekeliruan dari segi penulisan huruf kapitalnya, karena huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama orang yang merupakan nama jenis atau satuan ukuran. Maka yang benar dari segi penulisannya ialah "Ayam geprek".
Sumber : BUKU PUEBI
Oleh : Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum.
Penerbit : Katalog dalam Terbitan (KDT), Jakarta.
FOTO 3
Alamat : Jln. Trans Kalimantan Parit Masigi, diseberang Gg. Parit Masigi.
Waktu
Pukul : 06 : 10
Tanggal : 2 Oktober 2019
Analisis : Terkait kata "Indomaret", perihal ini bukanlah termasuk dalam kata imbuhan (awalan, sisipan, akhiran, serta gabungan awalan dan akhiran) yang ditulis serangkai dengan bentuk dasarnya. Akan tetapi, kata ini berdiri sendiri yang mana perihal ini merupakan nama lembaga atau instansi pertokoan. Sedangkan penulisannya sesuai dengan EYD/PUEBI, karena huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat.
Sumber : BUKU PUEBI
Oleh : Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum.
Penerbit : Katalog dalam Terbitan (KDT), Jakarta.
FOTO 4
Alamat : Jln. Trans Kalimantan Parit Masigi, sebelum bundaran alianyang, sebelah kirinya.
Waktu
Pukul : 06 : 12
Tanggal : 2 Oktober 2019
Analisis : Pada penulisan kata "War Kop". Maka terkait kata ini, berada dalam pembahasan akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata, atau gabungan huruf, dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal kapital. Maka penulisan yang benar ialah "Warkop".
Sumber : BUKU PUEBI
Oleh : Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum.
Penerbit : Katalog dalam Terbitan (KDT), Jakarta.
FOTO 5
Alamat : Jln. Trans Kalimantan Parit Masigi, sebelum bundaran alianyang, sebelah kirinya.
Waktu
Pukul : 06 : 12
Tanggal : 2 Oktober 2019
Analisis : Pada kata " BINTANG MOTOR" dari segi penulisan yang benar dalam kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan, dan ini juga termasuk dalam penulisan huruf kapital, karena hanya kalimat awal yang menggunakan huruf kapital, sedangkan setelahnya tidak menggunakan huruf kapital. Maka yang benar dari segi penulisannya ialah "Bintang Motor".
Sumber : BUKU PUEBI
Oleh : Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum.
Penerbit : Katalog dalam Terbitan (KDT), Jakarta.
FOTO 6
Alamat : Jln. Trans Kalimantan Parit Masigi, sebelum bundaran alianyang, sebelah kirinya.
Waktu
Pukul : 06 : 13
Tanggal : 2 Oktober 2019
Analisis : Pada tulisan "80 MTR" terdapat kekeliruan, karena yang sebenarnya, angka dipakai untuk menyatakan ukuran panjang, berat, luas, isi, dan waktu serta nilai uang. Maka tulisan yang benar ialah "80 Meter", tanpa menyingkat satuan setelah angka.
Sumber : BUKU PUEBI
Oleh : Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum.
Penerbit : Katalog dalam Terbitan (KDT), Jakarta.
FOTO 7
Alamat : Jln. Trans Kalimantan Parit Masigi, di depan terminal ambawang.
Waktu
Pukul : 06 : 23
Tanggal : 2 Oktober 2019
Analisis : Dalam tulisan kata "ALBN" (Antar Lintas Batas Negara) merupakan singkatan yang terdiri atas huruf awal setiap kata yang bukan nama diri, ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik. Maka penulisan tersebut telah sesuai dengan EYD/PUEBI.
Sumber : BUKU PUEBI
Oleh : Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum.
Penerbit : Katalog dalam Terbitan (KDT), Jakarta.
FOTO 8
Alamat : Jln. Trans Kalimantan Parit Masigi, di samping borneo bussines icon
Waktu
Pukul : 06 : 20
Tanggal : 2 Oktober 2019
Analisis : Terkait dengan kata "DILARANG" terdapat kesalahan dalam pembahasan kata depan. Karena kata depan, seperti di, ke, dan dari, ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Seperti dalam contoh "Di larang". Maka ini yang sesuai dalam penulisan kata depan.
Sumber : BUKU PUEBI
Oleh : Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum.
Penerbit : Katalog dalam Terbitan (KDT), Jakarta.
FOTO 9
Alamat : Jln. Trans Kalimantan Parit Masigi, di samping kanan Gg. Parit Masigi.
Waktu
Pukul : 06 : 07
Tanggal : 2 Oktober 2019
Analisis : Terkait pada penulisan "Si Kembar" terdapat kesalahan pada kata "kembar" karena tidak termasuk semua unsur bentuk ulang sempurna, baik itu nama negara, lembaga, badan, organisasi ataupun dokumen. Akan tetapi itu hanyalah kalimat penjabaran agar terlihat jelas eksistensi yang ada di dalam nya. Mengenai penulisan "Si" telah benar, karena kata si dan sang ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Maka penulisan yang benar ialah "Si kembar".
Sumber : BUKU PUEBI
Oleh : Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum.
Penerbit : Katalog dalam Terbitan (KDT), Jakarta.
FOTO 10
Alamat : Jln. Trans Kalimantan Parit Masigi, di seberang Gg. Parit Masigi.
Waktu
Pukul : 06 : 09
Tanggal : 2 Oktober 2019
Analisis : Pada kata "Mengatasi Masalah Tanpa Masalah" terdapat kekeliruan terkait penulisan huruf kapitalnya karena Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat, dan itu tidak termasuk dalam huruf kapital yang dipakai sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur bentuk ulang sempurna) dalam nama negara, lembaga, badan, organisasi, atau dokumen. Maka penulisan yang benar ialah "Mengatasi masalah tanpa masalah".
Sumber : BUKU PUEBI
Oleh : Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum.
Penerbit : Katalog dalam Terbitan (KDT), Jakarta.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar